Muhamad Kamaluddin: Membangun Sistem Ticketing Transportasi di Jakarta

Sebagai Direktur Utama PT JakLIngko, Muhamad Kamaluddin, ingin membangun sistem yang mempermudah masyarakat pengguna angkuta umum di Jakarta.

Penulis: Desy Selviany
Editor: AC Pinkan Ulaan
Warta Kota/Desy Selviany
Sebagai Direktur Utama PT JakLIngko, Muhamad Kamaluddin, ingin membangun sistem yang mempermudah masyarakat pengguna angkuta umum di Jakarta. Keterangan foto: Direktur Utama PT Jak Lingko Indonesia, Muhamad Kamaluddin, di kantornya pada Selasa (7/9/2021) 

WARTA KOTA WIKI -- Muhamad Kamaluddin Presiden Direktur PT JakLingko Indonesia sejak awal tahun 2021.

Dia diangkat oleh Gubernur DKI Jakarta, Anie Baswedan pada 30 Desember 2020, dan mulai bertugas pada Januari 2021.

Kamal, begitu sapaan akrabnya, pernah bekerja di perusahaan minyak dan gas di Timur Tengah.

Namun dia tertarik pulang ke Indonesia untuk memperbaiki sistem transportasi di Ibu Kota Jakarta.

 

Alumna Institut Teknologi Bandung (ITB) jurusan Teknik Fisika, yang lulus tahun 1997, itu pulang ke Indonesia pada tahun 2016.

Perjalanan karier

Sebelumnya dia bekerja di perusahaan minyak dan gas di Qatar, tepatnya di RasGas Company Limited sedari 2009 hingga 2016.

Di perusahaan itu, pria kelahiran Jakarta, 21 April 1974 ini memulai kariernya sebagai strategy and performance specialist, sampai dipercaya menjadi anggota tim yang mendukung langsung CEO Group perusahaan.

Meski sudah memiliki posisi cukup tinggi di sebuah perusahaan minyak dan gas internasional, Kamal tak merasa puas.

Dia terkenang dengan mimpi-mimpinya saat duduk di bangku kuliah dulu.

"Sejak kuliah saya punya impian memajukan transportasi di Jakarta karena Jakarta butuh transportasi modern, dan butuh platform untuk menciptakan transportasi yang baik untuk warganya," ujar Kamal di kantornya di kawasan Jalan MH Thamrin, Menteng, Jakarta Pusat.

Mimpinya terkait transportasi yang baik muncul saat dirinya mengejar gelar S2 nya di London Business School tahun 2006.

Di Ibu Kota Inggris itu Kamal melihat betapa baiknya kualitas transportasi umum yang disediakan pemerintah.

Bukan hanya fasilitas, kualitas yang baik juga terlihat dari integrasi ticketing dan integrasi harga transportasi umum.

Kemudian pada tahun 2017, Kamal mengambil kesempatan bergabung dan terlibat dalam pembangunan MRT (Moda Raya Terpadu) Jakarta.

Di proyek pembangunan kereta cepat nan canggih itu Kamal menjabat sebagai Head of Corporate Secretary Division.

Saat itu, kata Kamal, perusahaan MRT hanya mempekerjakan 100 orang.

"Di sana saya lihat bagaimana sistem MRT dibangun, baik saat fase I tahun 2019, fase II, dan fase-fase berikutnya. Saat itu saya yakin MRT akan membuat wajah transportasi di Ibu Kota Jakarta semakin baik ke depan," tutur Kamal.

Kamal bekerja di MRT Jakarta hingga pertengahan tahun 2020, karena dia ditawari bergabung dengan sebuah unit usaha yang menjadi cikal bakal PT JakLingko Indonesia.

Ikuti kami di
KOMENTAR
1209 articles 182 0

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.


Andi Allank
2021-11-13 22:13:57
beli kartunya ssah bget tunjuk sana sini gak d as pet2

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved