Kesehatan

Empat Layanan Kesehatan Gratis bagi Warga DKI Jakarta

Masyarakat DKI Jakarta bisa memperoleh layanan ambulans gratis untuk kasus gawat darurat.

Editor: AC Pinkan Ulaan
Pexels.com/Karolina Grabowska
Masyarakat DKI Jakarta bisa memperoleh layanan ambulans gratis untuk kasus gawat darurat. Keterangan foto: Ilustrasi ambulans. 

WARTA KOTA WIKI -- Tahukah Anda bahwa Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta memiliki empat layanan kesehatan gratis bagi warganya?

Layanan itu ialah ambulans gawat darurat, pemeriksaan kesehatan bagi tokoh agama, pemeriksaan darah untuk mendiagnosa hepatitis dan HIV, serta pengobatan dan perawatan bagi anak-anak dan perempuan korban kekerasan.

Menurut Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta, Widyastuti, empat layanan itu memang khusus diadakan oleh Dinas Kesehatan DKI Jakarta, karena belum termasuk layanan yang diberikan oleh program Jaminan Kesehatan Nasional ( JKN).

Untuk informasi, program JKN itu salah satunya adalah BPJS Kesehatan.

Empat layanan kesehatan tambahan tersebut dikelola oleh Unit Pelaksana (UP) Jaminan Kesehatan Jakarta, yang bernaung di bawah Dinas Kesehatan DKI Jakarta.

Peserta BPJS Kesehatan

Untuk mendapatkan layanan ini di kala membutuhkan, masyarakat tinggal menunjukkan kartu identitas asli, yakni e-KTP dan kartu keluarga (KK).

Widyastuti juga mengingatkan, syarat penting untuk memperoleh layanan ini ialah, warga harus sudah terdaftar sebagai peserta BPJS Kesehatan.

Penjelasan lebih mendetail dari layanan tersebut adalah sebagai berikut:

1. Ambulans gratis

Widyastuti menjelaskan layanan ambulans gawat darurat (AGD) ini ditujukan khusus untuk warga dalam kondisi gawat darurat, penurunan kesadaran, dan tidak mampu menggerakkan anggota tubuh (lumpuh/patah tulang).

“Jaminan pembiayaan ambulans melalui AGD ini dapat diakses melalui nomor 112 atau 119,” kata Widyastuti, dalam siaran pers yang diterima pada Minggu (31/1/2021).

2. Pemeriksaan kesehatan bagi tokoh agama, pengemudi JakLingko, dan penerima PBI

Layanan ini ditujukan bagi para tokoh agama, pengemudi angkutan umm yang tergabung dalam JakLingko, dan peserta Penerima Bantuan Iuran (PBI) berdasarkan basis data terpadu (BDT).

Pemeriksaan kesehatan yang dijamin antara lain:

- Pemeriksaan fisik

- Foto rontgen dada

- Pemeriksaan laboratorium (darah lengkap dan urin lengkap)

- Rekam jantung (EKG))

- Skrining hepatitis B (bagi peserta yang sedang hamil).

Ikuti kami di
KOMENTAR
872 articles 182 0

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.


Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved