Sekarang Penyintas Covid-19 Boleh Terima Vaksin Covid-19 1 Bulan Setelah Sembuh

Penyintas Covid-19 boleh divaksinasi Covid-19 dalam waktu 1 bulan setelah dinyatakan sembuh.

Editor: AC Pinkan Ulaan
Dok. Biro Pers Sekretariat Presiden
Penyintas Covid-19 boleh divaksinasi Covid-19 dalam waktu 1 bulan setelah dinyatakan sembuh. Keterangan foto: (ilustrasi) Rafi Ahmad mendapat vaksinasi Covid-19 di Istana Kepresidenan pada Rabu (13/1/2021). 

WARTA KOTA -- Penyintas COovid-19 kini boleh mendapat vaksinasi Covid-19.

Namun dia harus menunggu 1 bulan setelah 1 bulan dinyatakan sembuh, dan hasil tes PCR-nya negatif.
Ketentuan ini tertuang dalam Surat Edaran Plt. Dirjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Kementerian Kesehatan nomor HK.02.01/I/2524/2021 tentang Vaksinasi COVID-19 Bagi Penyintas.

Dengan begitu, Keputusan Menteri Kesehatan RI nomor HK.01.07/Menkes/4638/2021, tentang Petunjuk Teknis Pelaksanaan Vaksinasi dalam rangka Penanggulangan Pandemi Covid-19 sudah tidak berlaku.

Sebagaimana dilansir siaran pers Kementerian Kesehatan, dalam keputusan Menkes itu disebutkan bahwa penyintas boleh divaksinasi 3 bulan setelah dinyatakan sembuh.

Sementara dalam peraturan baru, yakni Surat Edaran tentang vaksinasi Covid-19 bagi penyintas, tertulis bahwa penyintas boleh divaksinasi 1 bulan dan 3 bulan setelah dinyatakan sembuh, tergantung derajat keparahan penyakitnya.

Perkembangan

Plt Dirjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, dr Maxi Rein Rondonuwu, mengatakan bahwa vaksinasi Covid-19 dalam aspek ilmiah dan medis bersifat dinamis dan terus mengalami perkembangan.

"Data terkait efikasi dan keamanan vaksin juga terus digali dan disempurnakan oleh para ahli, salah satunya mengenai pemberian vaksinasi bagi penyintas COVID-19," katanya pada Kamis (30/9).

Berdasarkan data-data terkini, Komite Penasihat Ahli Imunisasi Nasional, atau ITAGI, melalui surat nomor 98/ITAGI/Adm/IX/2021 bertanggal 20 September 2021, telah mengeluarkan kajian dan rekomendasi terbaru mengenai pemberian vaksin Covid-19 bagi penyintas Covid-19.

Penyintas dengan derajat keparahan penyakit ringan sampai sedang bisa diberikan vaksin dalam waktu minimal 1 bulan setelah dinyatakan sembuh.

Sementara untuk penyintas dengan derajat keparahan penyakit yang berat, vaksinasi dilakukan dengan jarak waktu minimal 3 bulan setelah dinyatakan sembuh.

Jenis vaksin yang diberikan kepada penyintas disesuaikan dengan logistik vaksin yang tersedia. (*)

Ikuti kami di
KOMENTAR
1205 articles 182 0

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.


Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved