Proses Verifikasi Sertifikat Vaksinasi Covid-19 bagi WNI dan WNA yang Divaksinasi di Luar Negeri

Pemerintah membuat sistem untuk verifikasi kartu vaksinasi WNI dan WNA yang mendapat vaksinasi Covid-19 di luar negeri

Editor: AC Pinkan Ulaan
Warta Kota/Ikhwana Mutuah Mico
Aplikasi PeduliLindungi kini menjadi kunci untuk masuk ke kawasan publik, seperti pusat perbelanjaan dan mal. 

WARTA KOTA WIKI -- Vaksinasi Covid-19 menjadi salah satu syarat bepergian pada masa pandemi Covid-19, baik perjalanan domestik atau internasional.

Pemerintah Indonesia, melalui Satuan Tugas Covid-19, telah menerbitkan Surat Edaran Satgas Covid-19 Nomor 18 tahun 2021, tentang Protokol Kesehatan Perjalanan Internasional Pada Masa Pandemi Covid-19.

Di sana dinyatakan bahwa seluruh pelaku perjalanan internasional yang akan masuk Indonesia, baik yang berstatus warga negara Indonesia (WNI) maupun warga negara asing (WNA), harus menunjukkan kartu atau sertifikat (fisik maupun digital) vaksinasi CovidD-19 dosis lengkap.

Untuk memudahkan proses verifikasi kartu vaksinasi tersebut, Kementerian Kesehatan telah membuat website yang khusus ditujukan bagi WNI dan WNA yang divaksinasi di luar negeri dan sudah berada di Indonesia.

Chief Digital Transformation Office Kementerian Kesehatan, Setiaji St MSi, menjelaskan website ini memiliki alamat vaksinIn.dto.kemkes.go.id.

"WNA maupun WNI yang vaksinasi di luar negeri bisa masuk ke website ini, kemudian melakukan pendaftaran dan mengajukan permohonan verifikasi. Setelah diverifikasi hasilnya akan dikonfirmasi melalui email yang sudah didaftarkan kurang lebih maksimal 3 hari kerja," kata Setiaji konferensi pers secara virtual, Selasa (14/9).

Kemudian, lanjut Setiaji, pemohon harus masuk ke aplikasi PeduliLindungi untuk mengklaim sertifikat vaksinasi yang sudah terverifikasi.

Setelah itu pemohon sudah bisa menggunakan aplikasi PeduliLindungi sebagai akses masuk ke berbagai tempat dan fasilitas umum.

Dokumen yang dibutuhkan

Ada sejumlah dokumen yang harus dilampirkan saat melakukan verifikasi yaitu KTP dengan Nomor Induk Kependudukan (NIK) dan kartu atau sertifikat vaksinasi Covid-19 bagi WNI.

Proses verifikasi kedua dokumen itu dilakukan oleh Kementerian Kesehatan (Kemenkes).

Sedangkan dokumen pendukung yang harus disiapkan pemohon WNA adalah izin diplomatik dari Kementerian Luar Negeri, atau izin tinggal dari Ditjen Imigrasi, kartu identitas (identity document/ID) berupa paspor, dan kartu vaksinasi.

Verifikasi izin diplomatik dilakukan oleh Kementerian Luar Negeri, sementara verifikasi izin tinggal masih dalam proses finalisasi kesepakatan antara Kemenkes dan Kemenlu.

Prosesnya

Alur untuk melakukan verifikasi kartu vaksinasi adalah:

1. Melakukan pendaftaran dan ajukan verifikasi melalui https://vaksinln.dto.kemkes.go.id/sign/in

2. Data Individu dan Vaksinasi akan diverifikasi oleh Kementerian Kesehatan (bagi WNI) dan oleh masing-masing kedutaan (bagi WNA).

3. Hasil verifikasi akan dikonfirmasi melalui surat elektronik.

4. Daftar dan Login di aplikasi PeduliLindungi, melengkapi akun dengan data untuk mengaktifkan Status Vaksinasi.

Untuk mendapatkan Kartu Verifikasi Vaksinasi masuk ke web Pedulilindungi.id, pilih menu Cek Sertifikat dan melengkapi data.

5. Buka aplikasi PeduliLindungi dan pilih Scan QR Code untuk check in.

Kehadiran website ini diharapkan dapat mempermudah WNI dan WNA yang melakukan vaksinasi Covid-19 di luar negeri menggunakan aplikasi PeduliLindungi.

"Kami juga bisa memastikan bahwa yang setiap orang yang melakukan mobilitas di Indonesia bisa terjaga secara protokol kesehatan maupun juga secara skrining," tandas Setiaji. (*)

Ikuti kami di
KOMENTAR
1204 articles 182 0

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.


Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved