Lifestyle

5 Cara Bahagia, Anda Bisa Mendapatkan Kebahagian dari Hal-hal Kecil

Menuliskan hal-hal baik yang telah terjadi pada siang hari, bisa menghadirkan pandangan positif terhadap diri sendiri.

Aspire Magazine
Ilustrasi seorang terlihat tertawa dan bahagia ketika menghirup udara segar di tempat terbuka. 

Menuliskan hal-hal baik yang telah terjadi pada siang hari, bisa menghadirkan pandangan positif terhadap diri sendiri.

Membuat diri lebih ceria juga bisa Anda lakukan. Kesehatan mental Anda juga harus dijaga.

Namun, tujuan ceria Anda harus realistis agar bisa diwujudkan.

Berikut 5 cara mendapatka kebahagiaan yang bisa Anda lakukan sehari-hari:

1. Tujuan realistis

Siapapun ingin bahagia. Namun, untuk meraih kebahagian ada usaha dan proses yang harus dijalani.

Tidak ada bahagia yang instan.

Salah satu cara bahagia adalah menjadi orang optimis.

"Saya berpendapat bahwa menjadi optimis adalah tindakan,” kata Dr Melanie Rendall, psikolog klinis di Yayasan NHS Hospital Hospital NHS.

"Anda belajar mengambil langkah kecil ke untuk mencapai tujuan penting dan memberikan ruang pada prosesnya," kata Melannie Rendall.

Menurut dia, segala omong-kosong harus segera dibuang ke tong sampah karena merusak keceriaan.

Budaya yang Anda jalani berorientasi pada tujuan dan menghargai proses untuk bahagia.

Jadi, jika Anda ingin bahagia, mulai lakukan tindakan. Sekecil apa pun usaha yang Anda lakukan bisa membuat Anda lebih baik.

9 Hal yang Harus Anda Ketahui tentang Gangguan Makan

2. Hitung berkah

"Bersyukur adalah salah satu cara paling efektif untuk meningkatkan kebahagiaan," kata Sally Baker, terapis senior di Working on the Body.

Di pengujung hari menjelang tidur malam, catat di dalam buku semua hal yang terjadi pada Anda saat siang hari yang patut disyukuri.

Dalam masa-masa sulit, untuk mengingat apa pun kita harus merasa bersyukur.

Saat malam hari, Anda pun bisa membuat komitmen untuk kegiatan esok hari.

Selama tiga minggu, kata Barker, Anda bisa melakukan selalu mensyukuri nikmat yang diterima sepanjang hari.

Setelah itu, Anda akan mendapatkan dampaknya, selalu memandang optimis dalam kehidupan.

Cara Bikin Kulit Cerah dan Bersinar untuk Kulit Semua Perempuan

3. Tantang pikiran negatif

Neil Morbey, dari Positively Mindful, mengatakan, paradoks menjadi optimis adalah menerima bahwa kita tidak selalu bisa bahagia dan tidak perlu.

"Mengurangi rasa membutuhkan adalah cara cepat untuk memungkinkan emosi negatif datang dan pergi dengan lebih mudah," katanya.

"Cara cepat untuk melakukan ini adalah dengan mengakui perasaan dan membalikkan pikiran. Misalnya, ‘Saya merasa kesepian dan tidak apa-apa. Saya tidak perlu merasa kesepian. "

4. Bantu orang lain

Kita jauh lebih dipenuhi oleh perasaan bersyukur ketika bisa membantu orang lain ketimbang memperoleh keunggulan kesuksesan.

Profesor Will MacAskill, salah satu pendiri 'Giving What We Can and 80,000 Hours', mengatakan bahwa penghasilan tinggi belum tentu mendatang kepuasan.

Sebaliknya, bertindak altruistically, seperti menyumbangkan uang sebagai bentuk kepedulian dan menjalin hubungan baik dengan keluarga, teman, dan anggota komunitas, memiliki pengaruh besar dalam kebahagiaan.

Ada ratusan cara untuk menyumbangkan waktu, energi, dan keterampilan Anda untuk membantu orang lain, bertemu orang, dan membuat hubungan sosial di sepanjang jalan.

Rahasia Sehat dan Bugar Kiki Fatmala

5. Jalan-jalan

Ada banyak bukti ilmiah bahwa saat berada di alam terbuka, olahraga, menikmati matahari dan udara segar dapat menimbulkan efek besar pada suasana hati Anda.

Seperti yang dikatakan situs web NHS: “Aktivitas fisik bermanfaat bagi kesehatan, termasuk kesehatan mental.

Idealnya, individu harus mengambil bagian dalam aktivitas fisik yang disukainya, termasuk kegiatan fisik luar ruang.

Kegiatan itu bisa berupa berlari, berenang, olahraga, berkebun, atau berjalan kaki ke kantor. Cobalah untuk tetap melakukannya.

"Dibutuhkan 20 menit latihan sebelum endorfin kebahagiaan dilepaskan di otak Anda, membuat Anda merasa gembira dan bahagia, jadi jangan menyerah pada 19 menit!" kata Baker. (The Guardian)

Ikuti kami di
KOMENTAR
190 articles 182 0

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.


Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved